8 Hal penting agar sayuran hidroponik tumbuh sehat

Tanaman hidroponik dapat tumbuh subur dan cepat, jika dirawat dengan baik. Dibawah ini ada 8 hal yang perlu diperhatikan agar tanaman sayur hidroponik dapat tumbuh cepat dan sehat :

1. Persemaian yang sehat.

Jika semainya tidak sehat dan terkena penyakit, tanaman tidak dapat tumbuh subur dan besar. Karena itu harus dilakukan persemaian yang benar, sehingga akan didapat semai tanaman yang sehat dan siap dipindahkan ke sistem hidroponik untuk proses pembesarannya.

Proses Pembibitan / Penyemaian

2. Temperatur yang cocok dengan tanaman sayuran yang kita tanam.

Jika temperatur terlalu panas, kita perlu menyemprotkan kabut ke udara agar temperatur udara turun. Jika cairan nutrisi panas, perlu dipasang chiller yang berfungsi mendinginkan cairan nutrisi. Demikian sebaliknya jika udara terlalu dingin harus diberikan heater, agar udara menghangat.

3. Sinar matahari.

Jika kurang sinar matahari yang disebabkan mendung, maka kita perlu menyediakan lampu UV untuk meningkatkan jumlah sinar matahari yang diperlukan tanaman. Kurangnya sinar matahari, kandungan gula dalam daun berkurang. Daun menjadi pucat warnanya. Kandungan nitrogen dalam nutrisi menjadi berlebihan bagi tanaman. Jika berlangsung beberapa hari dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Sebaliknya jika sinar matahari memadai, produksi gula dalam daun tinggi, daun berwarna hijau tua dan tebal. Nitrogen dapat ditambahkan dalam cairan nutrisi untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman.

4. Pemindahan tanaman/transplanting.

Jangan sering melakukan pemindahan tanaman. Hal ini dapat menyebabkan shock bagi tanaman tersebut. Jadi lebih baik tanaman tersebut memakai netpot yang berisi media tanam seperti rockwool, supaya waktu kita memindahkan tanaman, kita memindahkan seluruh tanaman beserta akar-akarnya. Akar-akar tidak banyak yang putus.

5. Jarak antar tanaman.

Harus dipertimbangkan jenis tanaman yang akan ditanam. Jika hasil tanamannya besar seperti selada, jarak antar tanaman harus jauh. Jika tanaman kurus panjang seperti kangkung, jarak antar tanaman dapat berdekatan. Jika jarak antar tanaman terlalu berdekatan, daun-daun akan tumpang tindih satu sama lain, hal ini menyebabkan sebagian daun tidak mendapat sinar matahari yang memadai.

Pemberian Nutrisi dengan Sistem Drip Sederhana mengandalkan Gravitasi

6. Pemberikan nutrisi vegetatif dan generatif yang tepat waktu.

Tanaman mengalami 2 phase pertumbuhan, vegetatif ketika tumbuh akar dan daun, generatif  ketika berbunga dan berbuah. Ketika tanaman masih muda seperti tanaman tomat, kita menitik beratkan pertumbuhan fase vegetatif supaya pertumbuhan akar dan daun maksimal, jadi kita berikan nutrisi vegetatif. Ketika tanaman mulai berbunga dan berbuah, kita menitikberatkan pertumbuhan fase generatif supaya menghasilkan bunga dan buah yang banyak, jadi kita berikan nutrisi generatif.

7. Pengaliran air nutrisi yang baik.

Tanaman perlu di airi setiap saat untuk menjaga kelembaban akar tanaman. Jadi didaerah cuaca panas kita perlu lebih sering mengaliri tanaman, karena cuaca panas mengakibatkan penguapan air yang besar, sedangkan daerah yang sejuk, penguapan air tidak besar, jadi tanaman tidak perlu terlalu sering diairi. Hal ini terutama berlaku untuk sistem hidroponik drip atau flood and drain.

9. Penyangga tanaman.

Untuk tanaman yang kita panen buahnya, umumnya memiliki ukuran tanaman yang agak tinggi, jadi perlu diberikan penyangga batang tanaman, biar tanaman dapat bertumbuh lurus keatas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.